Early Warning System
Sensor lapangan, threshold, dan notifikasi dirangkai jadi satu sistem peringatan dini. Skenario diuji lebih dulu di model sebelum ambang batasnya ditetapkan di lapangan.
Bagian tersulit bukan perangkatnya
Memasang sensor dan menyalakan sirene relatif mudah. Yang sulit adalah menentukan pada angka berapa sirene itu berbunyi. Terlalu rendah, dan peringatan berbunyi hampir tiap hujan sampai orang berhenti menghiraukannya. Terlalu tinggi, dan peringatannya datang ketika air sudah masuk rumah.
Di situlah kemampuan simulasi kami masuk. Sebelum ambang batas ditetapkan, skenario dijalankan lebih dulu di atas model permukaan yang sama: berapa curah hujan yang menghasilkan genangan seberapa luas, dan berapa lama jeda antara pembacaan naik di hulu dengan air sampai di titik yang dilindungi.
Jeda waktu itu yang menentukan berguna atau tidaknya sebuah peringatan dini.
Yang kami kerjakan
- Real-time monitoring. Pembacaan sensor masuk terus menerus dan dievaluasi tanpa menunggu operator membuka layar.
- Penetapan threshold. Ambang siaga disusun dari catatan kejadian lampau, hasil simulasi, dan kesepakatan dengan pihak yang akan menindaklanjuti.
- Penyaringan peringatan palsu. Lonjakan sesaat diabaikan, kondisi harus bertahan selama durasi tertentu, dan pembacaan dibandingkan antar sensor sebelum peringatan dikeluarkan.
- Multi-channel notification. Pesan singkat, aplikasi perpesanan, surel, dan sirene di lokasi. Jalur cadangan yang tidak bergantung internet ikut disiapkan.
- Pencatatan dan evaluasi. Setiap peringatan tercatat lengkap dengan pembacaan yang memicunya, supaya ambangnya bisa dikoreksi setelah beberapa musim.
Tingkatan peringatan
Kami biasanya memakai tiga tingkat, tapi susunannya menyesuaikan prosedur yang sudah berlaku di tempat Anda.
- WaspadaKondisi mulai menyimpang dari normal. Notifikasi hanya ke petugas teknis, belum ke publik
- SiagaKecenderungan menguat dan diperkirakan berlanjut. Pemangku kepentingan diberi tahu, kesiapan mulai dinaikkan
- AwasAmbang tertinggi terlampaui. Sirene lokasi berbunyi dan notifikasi disebar ke seluruh jalur
- PemulihanKondisi kembali normal dan bertahan. Status diturunkan dengan catatan waktu yang tercatat
Yang perlu Anda ketahui sejak awal
Sistem peringatan dini hanya berguna kalau ada yang menindaklanjutinya. Bagian teknis bisa kami kerjakan sepenuhnya, tapi prosedur siapa menghubungi siapa, siapa yang berwenang memutuskan evakuasi, dan bagaimana warga diberitahu, itu ada di tangan Anda dan instansi terkait.
Kami sarankan menyusun prosedur itu bersamaan dengan pemasangan perangkat, bukan sesudahnya. Sistem yang menyala tanpa prosedur yang jelas akan menghasilkan kebingungan pada saat yang paling tidak tepat.
Yang sering ditanyakan
Bagaimana ambang batas peringatan ditentukan?
Dari gabungan tiga hal: catatan kejadian masa lalu, hasil simulasi di atas model permukaan, dan kesepakatan dengan pihak yang akan menindaklanjuti peringatan. Ambang yang ditetapkan sepihak biasanya berakhir diabaikan.
Bagaimana menghindari peringatan palsu?
Dengan menyaring lonjakan sesaat, mensyaratkan kondisi bertahan selama durasi tertentu, dan memakai lebih dari satu sensor sebagai pembanding. Peringatan palsu yang sering muncul akan membuat sistemnya berhenti dipercaya.
Ke mana notifikasinya dikirim?
Bisa ke pesan singkat, aplikasi perpesanan, surel, sirene di lokasi, atau kombinasi. Jalur yang tidak bergantung pada internet biasanya tetap disiapkan sebagai cadangan.
Apakah sistem ini bisa menggantikan petugas jaga?
Tidak. Sistem ini mempercepat dan meratakan informasi, tapi keputusan tetap di tangan manusia. Kami merancangnya sebagai alat bantu, bukan pengganti prosedur yang sudah ada.
Biasanya dikerjakan bersama
Perlu peringatan dini di wilayah kerja Anda?
Sebutkan lokasi yang ingin dilindungi dan data kejadian yang pernah tercatat. Kami balas dengan gambaran scope pekerjaan beserta perkiraan timeline-nya.